Tampilkan postingan dengan label aheadline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aheadline. Tampilkan semua postingan

Mengenal Orang dari Berapa Lama Celana Jeans-nya Gak Dicuci



Celana jeans adalah celana favorit semua orang. Kayaknya semua orang minimal punya 1 celana jeans deh. Celana jeans ini merupakan celana yang bisa dipakai dalam keadaan santai dan semi-formal, tergantung keadaan celananya. Flexibilitas inilah yang membuat banyak orang suka pake jeans. Nah, satu hal lain yang bikin celana jeans populer adalah karena celana jeans itu gak perlu langsung dicuci setelah dipake. Kamu pasti sudah tahu fakta yang satu itu. Tapi tahukah kamu kalau ternyata kamu bisa mengenali seseorang dari berapa lama jeans-nya gak dicuci?

Sekali Pake Langsung Cuci
Berarti kamu orangnya bersihan, cukup ribet, dan mungkin cukup kaya. Kenapa? Karena kamu ngerasa celana baru dipake sekali itu udah kotor dan kamu rela beribet-ribet ria untuk nyuci celana jeans setiap abis dipake. Nah terus kenapa kaya? Karena berarti kamu punya banyak celana lain untuk dipake setiap harinya.

Gak Dicuci 1 � 2 Bulan
Yah ini berarti kamu cukup normal lah. Kamu merasa bahwa hakekat celana jeans itu memang dipakai untuk beberapa saat sebelum akhirnya dicuci. Ini juga berarti kamu orangnya cukup efisien dan masih mikirin masalah higienis dikit.

Gak Dicuci 3 � 6 Bulan
Berarti kamu adalah seorang hipster yang berusaha membuat celana jeans kamu belel / memiliki motif secara alami. Seperti yang mungkin kamu sudah tahu, kalo celana jeans kamu pake terus dan gak dicuci itu bisa menimbulkan motif dan belel alami gitu deh. Kamu gak begitu peduli dengan masalah kebersihan atau kebauan celana tersebut, yang penting nantinya jadi keren. Atau bisa juga kamu adalah anak kosan yang males cuci celana aja sih.

Gak Pernah Dicuci Sampe Rusaka

Berarti kamu beneran gak punya celana lain. Kasian. Puk puk.
Nah, kalo kamu termasuk yang mana? Silakan dishare di comments.

Tips memilih pasangan hidup yang ideal dan mantap



Yang sering di abaikan orang-orang dalam memilih pasangan hidup, baik untuk jenjang perkawinan maupun pacaran, adalah faktor kecocokan atau kesamaan pandangan terhadap hal-hal penting kehidupan - Memahami perbedaan dengan bijak

Jika ingin menjalin hubungan yang serius dan harmonis selamanya, maka kita perlu lebih sungguh-sungguh mengenali dan memahami pasangan kita, dan kita pun harus menampilkan diri kita apa adanya, jangan di buat-buat supaya terkesan baik dan manis, supaya kita tau kadar kesungguhan orang yang kita pilih untuk menjadi pasangan hidup kita itu.

Banyak orang, baik pria maupun wanita yang awalnya tertarik kepada lawan jenisnya hanya pada hal-hal emosional, seperti karena cantik, ganteng, kaya, pinter,sukses...dan lalu menjalin hubungan bahkan sampai menikah . Hal-hal yang saya sebutkan itu bukan salah atau tidak penting, melainkan bukan merupakan prioritas utama untuk menjadi pertimbangan jika ingin menjalin hubungan yang langgeng.

3 hal yang merupakan prioritas utama dan fundamental dalam memilih teman hidup

1-Keyakinan atau Agama
Bukan masalah se-agama atau beda agama/keyakinan , tapi antara pasangan mesti saling mengerti dan menghargai bagaimana menjalankan dan memandang keyakinan-nya masing2. Sepasang insan yang ber-agama sama bukan jaminan akur dan harmonis, saya sering melihat suami-isteri bertengkar bahkan lebih jauh lagi gara-gara meperdebatkan masalah agama yang sama2 di anutnya.
Dan sebaliknya ,tak jaminan sepasang insan beda keyakinan tidak cocok untuk menjalani hidup bersama, banyak dari mereka yang bisa hidup rukun dan harmonis, oleh karena keduanya saling memahami dan menghargai -

2- Gaya hidup
Sama dengan point-1 di atas, bukan masalah memiliki gaya hidup atau hobby yang sama, tapi saling mengerti dan menerima gaya hidup masing-masing . Ada orang yang hobby jalan-jalan dan piknik, ada juga yang lebih senang dirumah, ada yang senang berpakaian mewah mentereng, ada juga yang lebih suka berpakaian sederhana dan praktis . hal-hal yang nampak sepele, yang sy sebutkan itu saya sering melihat menjadi pemicu pertengkaran dalam sebuah hubungan, bahkan sampai perceraian.

3- Gaya bercinta (kebutuhan seksual)
Ada orang yang hasrat seksualnya sangat tinggi dan meng-inginkan berbagai variasi yang atraktif dalam bercinta, tapi ada juga yang hasrat seksnya biasa-biasa saja . Tentu kita semua tau bahwa banyak penghianatan dan perceraian yang disebabkan oleh ketidak puasan seksual dengan pasangannya . Memahami tingkat kepuasan seksual pasangan ini perlu di mengerti sebelum memutuskan melangkah lebih serius.

3 hal di atas adalah sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan dan melangkah lebih jauh kepada hubungan yang serius , Faktor-faktor luar, seperti kecantikan,ketampanan, kekayaan boleh menjadi acuan awal ketika kita tertarik kepada seseorang , tapi jika mengabaikan 3 hal di atas maka bisa jadi bukan kebahagiaan atau kepuasan yang didapat, melainkan kebalikannya, kesedihan ,bahkan bisa lebih buruk lagi. Maka kendalikan emosi dan selami kadar kecocokan diri anda dengan pasangan dengan sungguh-sungguh demi masa depan dan kebahagiaan anda nantinya.

"Tak perlu mempermasalahkan bagaimana watak pasangan anda, karena manusia memang sudah kodratnya berbeda dari yang lain, tapi amati kecocokannya dengan diri anda masing-masing"

sumber