Agar Langsing Cerdaslah Memilih Cemilan

Agar Langsing Cerdaslah Memilih Cemilan

 Bentuk tubuh ala Farah Quinn  bisa dimiliki setiap perempuan asalkan bisa menyeimbangkan antara kebutuhan dan asupan makanan. Demikian penjelasan Retno Pangastuti, DCN MKes, ahli gizi RSUP dr Sardjito, Yogyakarta, Senin (28/2/2011) sore.

Secara sederhana, kata Retno, kegemukan diakibatkan oleh kelebihan makanan, yang terjadi terutama karena ketidakseimbangan antara asupan kalori dibandig kebutuhan. Jika seseorang terbiasa makan  banyak, belum tentu ia otomatis menjadi gemuk. Namun harus diperhatikan pula kebutuhannya.

"Bisa saja dia orang sangat aktif, sehingga asupan makananpun terbakar, sehingga tidak ada timbunan bahan makanan. Pada prinsipnya seseorang menjadi gemuk karena makanan yang disimpan melebihi kebutuhannya," papar Retno, yang  ditemui Tribun Jogja di Poliklinik Gizi RSUP Sardjito, 

Sebaliknya, bagi yang ingin gemuk pun tidak hanya cukup dengan menambah frekuensi dan jumlah makan saja, karena penyebabnya bisa berbeda-beda. "Kalau dia kurus karena kurang makan, ya mungkin bisa dengan cara menambah makan," katanya.

Ia  mengingatkan supaya pandai memilih jenis makanan ringan atau cemilan. Menurut Retno, sekitar 80 persen pasiennya  mengalami kegemukan karena salah memilih jenis cemilan, antara lain, cemilan  mengandung lemak maupun karbohidrat tinggi.

Selain itu, kegemukan juga terkait gaya hidup dan pola makan seseorang. Menjamurnya fast food juga ikut mempengaruhi, terutama karena adanya kebiasaan makan yang mengandung lebih banyak lemak tetapi tak diimbangi olah raga atau aktivitas lain sehari-hari.

Retno juga mengingatkan perlunya berolahraga. Seseorang seperti Farah Quinn terbukti melakukan olah raga secara rutin, sehingga meski memiliki frekuensi makan tinggi (sehari lima kali) namun bisa disalurkan ke dalam aktivitas yang menyehatkan.





Sumber

0 komentar:

Posting Komentar